AF

Ahmad Fuadi

84quotes

Ahmad Fuadi: A Visionary Educator and Writer


Full Name and Common Aliases


Ahmad Fuadi is a renowned Indonesian educator, writer, and public speaker. His full name is Ahmad Fuadi Syukur. He is commonly known as Gus Fuadi among his followers.

Birth and Death Dates


Born on April 28, 1976, in Jakarta, Indonesia, Ahmad Fuadi has been a prominent figure in the education sector for over two decades.

Nationality and Profession(s)


Ahmad Fuadi is an Indonesian national with multiple professions: educator, writer, speaker, and entrepreneur. He is particularly known for his work as a founder of several Islamic schools and educational institutions.

Early Life and Background


Growing up in Jakarta, Ahmad Fuadi was influenced by the teachings of Islam from a young age. His parents were devout Muslims who instilled in him the importance of education and community service. This upbringing laid the foundation for his future endeavors in the field of education. He studied at the State Islamic University (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, where he earned a degree in Arabic Literature.

Major Accomplishments


Ahmad Fuadi's most significant achievement is the establishment of several prestigious Islamic schools and educational institutions across Indonesia. His vision for quality Islamic education led to the founding of Yayasan Baiturrahman (Baiturrahman Foundation), which has become a model for Islamic education in Indonesia.

Notable Works or Actions


In addition to his work as an educator, Ahmad Fuadi is also a prolific writer and speaker. His books on Islamic education, leadership, and community development have been widely read across the country. He is known for his engaging lectures, which often blend Islamic teachings with practical advice on personal growth and social responsibility.

Impact and Legacy


Ahmad Fuadi's impact on Indonesian education is multifaceted. Through his institutions, he has provided thousands of students with access to quality Islamic education, empowering them to become future leaders in their communities. His work has also inspired a new generation of educators and entrepreneurs to follow in his footsteps.

Why They Are Widely Quoted or Remembered


Ahmad Fuadi's quotes are widely sought after due to his unique blend of spiritual guidance and practical advice on personal development and community service. He is remembered for his unwavering commitment to Islamic values, his passion for education, and his ability to inspire others to make a positive impact in their communities.

As an influential figure in Indonesian education, Ahmad Fuadi continues to be a source of inspiration for many. His legacy serves as a testament to the power of dedication and vision in shaping the lives of individuals and communities.

Quotes by Ahmad Fuadi

Ahmad Fuadi's insights on:

Resep lainnya adalah tidak pernah mengizinkan diri kalian dipengaruhi oleh unsur di luar diri kalian. Oleh siapa pun, apa pun, dan suasana bagaimana pun. Artinya, jangan mau sedih, marah, kecewa, dan takut karena ada faktor luar. Kalianlah yang berkuasa terhadap diri kalian sendiri, jangan serahkan kekuasaan kepada orang lain. Orang boleh menodong senapan, tapi kalian punya pilihan, untuk takut atau tetap tegar. Kalian punya pilihan di lapisan diri kalian paling dalam, dan itu tidak ada hubungannya dengan pengaruh luar.
"
Resep lainnya adalah tidak pernah mengizinkan diri kalian dipengaruhi oleh unsur di luar diri kalian. Oleh siapa pun, apa pun, dan suasana bagaimana pun. Artinya, jangan mau sedih, marah, kecewa, dan takut karena ada faktor luar. Kalianlah yang berkuasa terhadap diri kalian sendiri, jangan serahkan kekuasaan kepada orang lain. Orang boleh menodong senapan, tapi kalian punya pilihan, untuk takut atau tetap tegar. Kalian punya pilihan di lapisan diri kalian paling dalam, dan itu tidak ada hubungannya dengan pengaruh luar.
Puas rasanya bahwa dunia ini mendengar dan meresponsku. Puas rasanya menyadari kalau kita mau berusaha mengetok pintu, kemungkinan besar akan ada yang menjawab.
"
Puas rasanya bahwa dunia ini mendengar dan meresponsku. Puas rasanya menyadari kalau kita mau berusaha mengetok pintu, kemungkinan besar akan ada yang menjawab.
Dulu kami tidak takut bermimpi, walau sejujurnya juga tidak tahu bagaimana merealisasikannya. Tapi lihatlah hari ini. Setelah kami mengerahkan segala ikhtiar dan menggenapkan dengan doa, Tuhan mengirim benua impian ke pelukan masing-masing. Kun fayakun, maka semula awan impian, kini hidup yang nyata. Kami berenam telah berada di lima negara yang berbeda. Di lima menara impian kami. Jangan pernah remehkan impian, walau setinggi apapun. Tuhan sungguh Maha Mendengar.
"
Dulu kami tidak takut bermimpi, walau sejujurnya juga tidak tahu bagaimana merealisasikannya. Tapi lihatlah hari ini. Setelah kami mengerahkan segala ikhtiar dan menggenapkan dengan doa, Tuhan mengirim benua impian ke pelukan masing-masing. Kun fayakun, maka semula awan impian, kini hidup yang nyata. Kami berenam telah berada di lima negara yang berbeda. Di lima menara impian kami. Jangan pernah remehkan impian, walau setinggi apapun. Tuhan sungguh Maha Mendengar.
Rugi kalau stress, mending kita bekerja keras. Wali kelasku pernah memberi motivasi yang sangat mengena di hati. Katanya, kalau ingin sukses dan berprestasi dalam bidang apa pun, maka lakukanlah dengan prinsip ‘saajtahidu fauzq mustawa al-akhar’. Bahwa aku akan berjuang dengan usaha di atas rata-rata yang dilakukan orang lain.
"
Rugi kalau stress, mending kita bekerja keras. Wali kelasku pernah memberi motivasi yang sangat mengena di hati. Katanya, kalau ingin sukses dan berprestasi dalam bidang apa pun, maka lakukanlah dengan prinsip ‘saajtahidu fauzq mustawa al-akhar’. Bahwa aku akan berjuang dengan usaha di atas rata-rata yang dilakukan orang lain.
Jadi pilihlah suasana hati kalian, dalam situasi paling kacau sekali pun.
"
Jadi pilihlah suasana hati kalian, dalam situasi paling kacau sekali pun.
Bagaikan menara, cita-cita kami tinggi menjulang. Kami ingin sampai di puncak-puncak mimpi kelak.
"
Bagaikan menara, cita-cita kami tinggi menjulang. Kami ingin sampai di puncak-puncak mimpi kelak.
The Prophet Muhammad said: Innallaha jamiil wahuwa yuhibbul jamal. Verily God is beautiful and loves beauty. -33.
"
The Prophet Muhammad said: Innallaha jamiil wahuwa yuhibbul jamal. Verily God is beautiful and loves beauty. -33.
Kita berdua mungkin punya persamaan. Kita sedang berlari. Aku berlari menuju sesuatu. Kamu berlari menjauhi sesuatu.
"
Kita berdua mungkin punya persamaan. Kita sedang berlari. Aku berlari menuju sesuatu. Kamu berlari menjauhi sesuatu.
Kerahkan semua kemampuan kalian belajar! Berikan yang terbaik! Baru setelah segala usaha disempurnakan berdoalah dan bertawakkal lah. Tugas kita hanya sampai usaha dan doa, serahkan kepada Tuhan selebihnya, ikhlaskan keputusan kepadaNya, sehingga kita tidak akan pernah stres dalam hidup ini. Stres hanya bagi orang yang berlum berusaha dan tawakal. Ma’annajah, good luck.
"
Kerahkan semua kemampuan kalian belajar! Berikan yang terbaik! Baru setelah segala usaha disempurnakan berdoalah dan bertawakkal lah. Tugas kita hanya sampai usaha dan doa, serahkan kepada Tuhan selebihnya, ikhlaskan keputusan kepadaNya, sehingga kita tidak akan pernah stres dalam hidup ini. Stres hanya bagi orang yang berlum berusaha dan tawakal. Ma’annajah, good luck.
Ilmu hati itu ternyata “jikok dikambang salaweh alam, jikok dilipek sagadang kuku”, kalau dikembang seluas alam, kalau dilipat sekecil kuku, tergantung bagaimana dia menyelaminya, untuk menuju Sang Maha Luas.
"
Ilmu hati itu ternyata “jikok dikambang salaweh alam, jikok dilipek sagadang kuku”, kalau dikembang seluas alam, kalau dilipat sekecil kuku, tergantung bagaimana dia menyelaminya, untuk menuju Sang Maha Luas.
Showing 1 to 10 of 84 results