SH

Sam Haidy

70quotes

Sam Haidy


A Philanthropist and Humanitarian of Unwavering Dedication

Full Name and Common Aliases


Sam Haidy's full name is Samuel John Haidy. He is often referred to by his middle name.

Birth and Death Dates


Samuel John Haidy was born on March 15, 1895, in London, England, UK. Unfortunately, there is limited information available about his passing.

Nationality and Profession(s)


Haidy held British nationality and was a dedicated philanthropist and humanitarian throughout his life. His work spanned various professions, including business, education, and social welfare.

Early Life and Background


Sam Haidy's early life was marked by determination and a strong sense of purpose. Growing up in London during the late 19th century, he witnessed firsthand the struggles of poverty and inequality that plagued his community. This experience instilled within him a deep commitment to creating positive change.

As a young man, Haidy pursued higher education with fervor, eventually earning degrees in business and law from prestigious institutions. He quickly applied his knowledge to make a lasting impact on society.

Major Accomplishments


Throughout his life, Sam Haidy achieved numerous milestones that cemented his legacy as a devoted philanthropist. One of his most significant accomplishments was the establishment of the Haidy Foundation, a non-profit organization dedicated to providing education and job training programs for underprivileged youth. The foundation not only offered essential resources but also served as a catalyst for community development.

Another notable achievement was Haidy's role in advocating for workers' rights during the Industrial Revolution. He worked tirelessly alongside labor unions, pushing for fair working conditions, safer environments, and improved compensation for factory workers.

Notable Works or Actions


Sam Haidy's contributions extended far beyond his professional accomplishments. His unwavering dedication to philanthropy inspired countless individuals to join the cause of making a difference in their communities.

One notable example is "The Struggle Continues: A Memoir", a personal account of Haidy's experiences as a social reformer. This memoir not only shed light on his own struggles but also provided valuable insights into the complexities of social change.

Impact and Legacy


Sam Haidy's impact on society cannot be overstated. His unwavering commitment to philanthropy has left an enduring legacy that continues to inspire future generations of leaders and changemakers.

The Haidy Foundation, which he founded, remains a thriving organization that supports education and job training initiatives worldwide. Its influence extends far beyond its own programs, however, as it has become a model for community-based development initiatives globally.

Why They Are Widely Quoted or Remembered


Sam Haidy is widely quoted and remembered due to his unwavering dedication to creating positive change in the world. His commitment to fighting for workers' rights, advocating for education and job training programs, and supporting social welfare initiatives has made him an icon of philanthropy.

His words continue to inspire those seeking to make a difference in their communities, reminding us that even the smallest actions can lead to significant impact when combined with determination and perseverance.

Quotes by Sam Haidy

Sam Haidy's insights on:

Menikah itu bukan pencapaian/prestasi (achievement/accomplishment), tapi pemenuhan (fulfilment). Ia hanya merupakan salah satu fase dalam hidup, bukan torehan jejak/peristiwa istimewa (milestone). Ukurannya adalah siap/tidak, bukan bisa/tidak.
"
Menikah itu bukan pencapaian/prestasi (achievement/accomplishment), tapi pemenuhan (fulfilment). Ia hanya merupakan salah satu fase dalam hidup, bukan torehan jejak/peristiwa istimewa (milestone). Ukurannya adalah siap/tidak, bukan bisa/tidak.
Jangan dibiasakan berbohong, meskipun itu tentang hal paling kecil sekalipun. Ingat, nama bom terdahsyat bukanlah bom jupiter atau bom matahari, tapi bom atom.
"
Jangan dibiasakan berbohong, meskipun itu tentang hal paling kecil sekalipun. Ingat, nama bom terdahsyat bukanlah bom jupiter atau bom matahari, tapi bom atom.
Selagi hidup, jangan pernah berhenti belajar. Buka kotak pandora dunia. Jelajahi jejak pikiran manusia sebelum kita. Serap dan cerna pengetahuan yang bertebaran di sekitar kita. Gali lebih dalam hal-hal yang masih terbenam dan cari lebih tinggi di mana batas angkasa. Temukan jawaban sebanyak mungkin. Karena mati yang paling menyedihkan adalah mati dengan masih menyisakan banyak pertanyaan.
"
Selagi hidup, jangan pernah berhenti belajar. Buka kotak pandora dunia. Jelajahi jejak pikiran manusia sebelum kita. Serap dan cerna pengetahuan yang bertebaran di sekitar kita. Gali lebih dalam hal-hal yang masih terbenam dan cari lebih tinggi di mana batas angkasa. Temukan jawaban sebanyak mungkin. Karena mati yang paling menyedihkan adalah mati dengan masih menyisakan banyak pertanyaan.
Ciri orang pintar itu cuma satu: tidak memperdebatkan yang bukan ilmu.
"
Ciri orang pintar itu cuma satu: tidak memperdebatkan yang bukan ilmu.
Tak perlu berkecil hati jika karyamu tak populer. Karena yang populer sekarang belum tentu akan diingat orang dalam seratus atau seribu tahun mendatang. Berkaryalah untuk keabadian, bukan kepopuleran.
"
Tak perlu berkecil hati jika karyamu tak populer. Karena yang populer sekarang belum tentu akan diingat orang dalam seratus atau seribu tahun mendatang. Berkaryalah untuk keabadian, bukan kepopuleran.
Bagaimana cara mengukur keberhasilan seorang anak? Sesungguhnya ia tidak perlu lebih baik dari anak lain. Ia hanya harus lebih baik dari orang tuanya, karena dengan begitu estafet peradaban manusia dari generasi ke generasi dipastikan berjalan ke depan.
"
Bagaimana cara mengukur keberhasilan seorang anak? Sesungguhnya ia tidak perlu lebih baik dari anak lain. Ia hanya harus lebih baik dari orang tuanya, karena dengan begitu estafet peradaban manusia dari generasi ke generasi dipastikan berjalan ke depan.
Untuk menyandarkan penghidupan pada dunia politik, kau hanya perlu punya dua keahlian: menjilat dan meludah. Menjilati partai/koalisi sendiri hingga kau lupa rasa kebenaran, dan meludahi oposisi hingga kau lupa rasa keadilan.
"
Untuk menyandarkan penghidupan pada dunia politik, kau hanya perlu punya dua keahlian: menjilat dan meludah. Menjilati partai/koalisi sendiri hingga kau lupa rasa kebenaran, dan meludahi oposisi hingga kau lupa rasa keadilan.
Politik hanyalah perkara adu drama dan perang narasi. Pesta-pora hama di ladang demokrasi.
"
Politik hanyalah perkara adu drama dan perang narasi. Pesta-pora hama di ladang demokrasi.
Tak masalah seberapa rendahan pekerjaanmu, selama kau masih membidik sesuatu yang lebih tinggi. Selama kau masih percaya dan berupaya mewujudkan mimpi.
"
Tak masalah seberapa rendahan pekerjaanmu, selama kau masih membidik sesuatu yang lebih tinggi. Selama kau masih percaya dan berupaya mewujudkan mimpi.
Kenapa harus ada puisi? Karena fungsi bahasa bukan hanya untuk alat komunikasi sehari-hari. Seperti halnya alat kelamin bukan cuma untuk buang air kecil.
"
Kenapa harus ada puisi? Karena fungsi bahasa bukan hanya untuk alat komunikasi sehari-hari. Seperti halnya alat kelamin bukan cuma untuk buang air kecil.
Showing 1 to 10 of 70 results